Selasa, 27 September 2016

10 Fakta Ilmiah Kenapa Babi Diharamkan Oleh Islam




Pasti diantara kalian masih banyak yang bertanya-tanya, mengapa Allah SWT melarang manusia untuk memakan babi. Ternyata, tidak hanya Al-Qur’an saja yang melarangnya, tetapi Allah juga menerangkan hal ini dalam kitab Taurat dan Injil.


Bahkan Nabi Isa a.s. semasa hidupnya, dia tidak pernah mengkonsumsi daging babi. Yang perlu kita ketahui adalah Pemerintah Israel melarang seluruh penduduknya agar tidak memakan babi sebab telah mengetahui bahaya dari daging ini. Untuk itu, disini kami akan menjelaskan mengapa babi diharahkan oleh agama Islam, bahkan agama lain pun juga melarangnya.

10 Fakta Ilmiah Mengapa Babi Diharamkan Oleh Islam


1. Babi tidak disembelih dibagian lehernya

Hal itu dikarenakan sebab babi tidak memiliki leher. Jika Allah memperbolehkan manusia mengkonsumsi daging hewan ini, tentu Allah akan menciptakan hewan ini dengan memiliki leher.

2. Urine babi sering bocor

Prof. A.V. Nalbandov menjelaskan bahwa kantung urine babi memang sering mengalami bocor, sehingga urine mereka akan merembes ke dalam daging. Hal ini tentu membuat daging babi tercampur oleh kotoran yang mestinya dibuang bersama urine.

3. Hewan paling rakus

Babi adalah satu-satunya hewan yang paling rakus di dunia ini, sebab jika masalah makanan mereka tidak tertandingi dibanding hewan lain. Mereka akan melahap semua makanan yang ada di depannya, sehingga hal itu membuat daging babi memiliki banyak lemak. Apabila perutnya sudah penuh atau makanannya sudah habis, mereka akan memuntahkan isi perutnya kemudian memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya.

4. Hewan paling jorok

Terkadang babi juga mengencingi kotorannya sendiri dan memakannya saat berada di depannya. Mereka juga akan memakan sampah busuk serta kotoran hewan lain. Babi merupakan satu-satunya mamalia yang memakan tanah. Biasanya orang yang memakan daging babi ini bau kulitnya akan tidak sedap.

5. Cacing pita

Pasti Anda sudah mengetahui akan hal ini. Yah didalam seekor babi terdapat cacing pita yang berkembang didalamnya. Jumlah cacing pita bisa mencapai 1000 ekor dengan panjang masing-masing 4 – 10 meter.

6. Penyebab kanker anus dan kolon

Daging babi adalah salah satu penyebab utama kanker anus dan kolon. Para penderita penyakit ini umumnya berada di negara-negara yang masyarakatnya sering mengkonsumsi daging babi, terutama di Eropa dan Amerika.

7. Tempat penampung berbagai penyakit

Babi adalah container (tempat penampungan) berbagai macam penyakit. Ada banyak sekali bibit penyakit yang dibawa oleh babi, seperti Cacing pita, Cacing tambang, Cacing spiral, Cacing paru dan masih banyak lagi.

8. Banyak mengandung lemak

Meski terlihat empuk dan lezat, akan tetapi sebab banyaknya kandungan lemak didalamnya akan membuat sulit dicerna oleh tubuh manusia. Akibatnya, zat gizi pun akan sulit dimanfaatkan oleh tubuh.

9. DNA babi mirip dengan manusia

Mungkin Anda tidak pernah berfikir kalau DNA babi ternyata mirip dengan DNA manusia sehingga sifat buruk babi bisa saja menular kepada manusia. Ada beberapa sifat buruk babi yang kini sudah tertular oleh manusia seperti, rakus, kotor, dan jorok.

10. Virus mematikan

Babi sebenarnya adalah carrier virus/penyakit Flu Burung dan juga Flu Babi. Pada tubuh babi, virus AI (H1N1 dan H2N1) yang awalnya tidak terlalu ganas bermutasi menjadi H1N1/H5N1 yang sangat ganas atau mematikan dan juga bisa menular kepada manusia.

Share ke Facebook
Share ke Twitter
Tags :

BACA JUGA :